وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتَابٍ مُنِيرٍ
Dan di antara manusia ada yang berdebat tentang Allah tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab yang memberi penerangan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُجَادِلُ فِي اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍwa-mina n-naasi man yujaadilu fii llaahi bi-ghayri ilmindan di antara manusia ada yang berdebat tentang Allah tanpa ilmu
- وَلَا هُدًى وَلَا كِتَابٍ مُنِيرٍwa-laa hudan wa-laa kitaabin muniirintanpa petunjuk, dan tanpa kitab yang memberi penerangan
Aplikasi
Kritik yang diperluas: berdebat 'tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab yang memberi penerangan', tiga sumber kredibilitas yang absen sekaligus (pengetahuan, bimbingan, referensi tertulis) menyingkap kekosongan total dasar argumen yang diajukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).