أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
Diizinkan bagi orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi. Sesungguhnya Allah benar-benar berkuasa membela mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُواudzina lilladziina yuqaataluuna bi-annahum zhulimuudiizinkan bagi orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi
- وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌwa-inna llaaha alaa nasrihim la-qadiirunsesungguhnya Allah benar-benar berkuasa membela mereka
Aplikasi
Izin berperang diberikan spesifik: 'kepada orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi', pembelaan diri terhadap penindasan diakui sebagai hak yang sah, bukan agresi tanpa sebab.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.