وَلَا يَزَالُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي مِرْيَةٍ مِنْهُ حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً أَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيمٍ

Dan orang-orang yang kufur senantiasa dalam keraguan mengenainya, hingga Saat itu datang kepada mereka dengan tiba-tiba, atau azab hari yang mandul datang kepada mereka.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلَا يَزَالُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي مِرْيَةٍ مِنْهُwa-laa yazaalu lladziina kafaruu fii miryatin minhudan orang-orang yang kufur senantiasa dalam keraguan mengenainya
  2. حَتَّىٰ تَأْتِيَهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةًhattaa ta'tiyahumu s-saa'atu baghtatanhingga Saat itu datang kepada mereka dengan tiba-tiba
  3. أَوْ يَأْتِيَهُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَقِيمٍaw ya'tiyahum adzaabu yawmin aqiiminatau azab hari yang mandul datang kepada mereka
Aplikasi

Kondisi berkelanjutan bagi yang menolak: 'senantiasa dalam keraguan. hingga Saat itu datang dengan tiba-tiba', keraguan yang dipelihara terus-menerus tanpa penyelesaian akan berakhir secara mendadak, bukan melalui proses yang mereka kendalikan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar z-y-l, k-f-r, m-r-y, a-t-y, s-w-', b-gh-t, '-dz-b, y-w-m, '-q-m): laa yazaalu…fii miryah diterjemahkan 'senantiasa dalam keraguan' (akar m-r-y); baghtatan diterjemahkan 'tiba-tiba'; yawm aqiim diterjemahkan 'hari yang mandul' (akar '-q-m, hari tanpa kebaikan/tanpa hari-esok; terjemahan lain 'hari Kiamat'). gloss '(Al-Qur'an)/(kematian)/(Kiamat)' dibuang.