لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِنَّ اللَّهَ لَهُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ
Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Sesungguhnya Allah benar-benar Sang Berkecukupan lagi Sang Terpuji.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِlahu maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardimilik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi
- وَإِنَّ اللَّهَ لَهُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُwa-inna llaaha la-huwa l-ghaniyyu l-hamiidusesungguhnya Allah benar-benar Sang Berkecukupan lagi Sang Terpuji
Aplikasi
Klaim kepemilikan menyeluruh: 'Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi', cakupan otoritas yang total menegaskan bahwa tidak ada wilayah eksistensi yang berada di luar jangkauan-Nya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
hamiid diterjemahkan 'Sang Terpuji' (takrif corpus); pasangan belum-dibedah (ghanii 'Maha Kaya') dipertahankan sementara. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid). of dhammahuu'; hamd ≠ madh (hanya utk yang bergantung kehendak); hamd ≠ shukr ('shukr is only on account of favour received; hamd… sometimes from other causes'; yang tertimpa musibah ber-alhamdulillaah, 'no worldly blessing'); hamiid = 'laudatus' dua-arah: praised AND praiseworthy.