وَهُوَ الَّذِي أَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَكَفُورٌ

Dan Dialah yang menghidupkan kalian, kemudian mematikan kalian, kemudian menghidupkan kalian; sesungguhnya manusia itu benar-benar sangat kufur.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَهُوَ الَّذِي أَحْيَاكُمْwa-huwa lladzii ahyaakumdan Dialah yang menghidupkan kalian
  2. ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْtsumma yumiitukum tsumma yuhyiikumkemudian mematikan kalian, kemudian menghidupkan kalian
  3. إِنَّ الْإِنْسَانَ لَكَفُورٌinna l-insaana la-kafuurunsesungguhnya manusia itu benar-benar sangat kufur
Aplikasi

Siklus hidup-mati-hidup kembali dipasangkan dengan kritik jujur: 'manusia itu benar-benar sangat kufur', pengakuan siklus keberadaan yang menakjubkan sering tidak dibarengi rasa syukur yang sepadan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-y-y, m-w-t, a-n-s, k-f-r): ahyaakum diterjemahkan 'menghidupkan kalian' (akar h-y-y); yumiitukum diterjemahkan 'mematikan' (akar m-w-t); kafuur diterjemahkan 'sangat kufur (tak tahu berterima kasih)' (akar k-f-r, makna ingkar-nikmat; sebagian penerjemah 'ingrate'). gloss '(pada hari kebangkitan)' dibuang.