أَيَعِدُكُمْ أَنَّكُمْ إِذَا مِتُّمْ وَكُنْتُمْ تُرَابًا وَعِظَامًا أَنَّكُمْ مُخْرَجُونَ
Adakah dia menjanjikan kepada kalian bahwa apabila telah mati serta menjadi tanah dan tulang belulang, kalian benar-benar akan dikeluarkan?
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَيَعِدُكُمْ أَنَّكُمْa-ya'idukum annakumadakah dia menjanjikan kepada kalian bahwa kalian
- إِذَا مِتُّمْ وَكُنْتُمْ تُرَابًا وَعِظَامًاidzaa mittum wa-kuntum turaaban wa-izhaamanapabila telah mati serta menjadi tanah dan tulang belulang
- أَنَّكُمْ مُخْرَجُونَannakum mukhrajuunakalian benar-benar akan dikeluarkan
Aplikasi
Ejekan terhadap konsep kebangkitan: 'apabila telah mati serta menjadi tanah dan tulang belulang, kalian benar-benar akan dikeluarkan?', keraguan yang berulang muncul di berbagai kisah, menunjukkan bahwa ini adalah tantangan universal terhadap keyakinan akan akhirat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.