ثُمَّ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ وَأَخَاهُ هَارُونَ بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُبِينٍ

Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya, Harun, dengan tanda-tanda Kami dan keterangan yang nyata,

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. ثُمَّ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ وَأَخَاهُ هَارُونَtsumma arsalnaa muusaa wa-akhaahu haaruunakemudian Kami utus Musa dan saudaranya, Harun
  2. بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُبِينٍbi-aayaatinaa wa-sultaanin mubiinindengan tanda-tanda Kami dan keterangan yang nyata
Aplikasi

Musa dan Harun diutus bersama 'dengan membawa tanda-tanda. dan bukti yang nyata', kolaborasi dua bersaudara dengan bukti yang kuat, persiapan matang untuk misi yang menantang.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian;). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.