وَيُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Dan Allah menjelaskan tanda-tanda itu kepada kalian. Allah berilmu lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَيُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِwa-yubayyinu llaahu lakumu l-aayaatidan Allah menjelaskan tanda-tanda itu kepada kalian
  2. وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌwa-llaahu aliimun hakiimunAllah berilmu lagi penuh hikmah
Aplikasi

Penjelasan tanda-tanda ini dipasangkan dengan dua sifat sekaligus: berilmu (mengetahui fakta) dan penuh hikmah (bijaksana menerapkannya), menyiratkan bahwa aturan yang baik butuh keduanya, bukan salah satu saja. Konkretnya: saat memutuskan perkara atau membuat aturan bagi orang lain, kejarlah fakta yang lengkap SEKALIGUS kebijaksanaan menerapkannya, informasi tanpa hikmah, atau hikmah tanpa informasi, sama-sama menghasilkan keputusan buruk.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.