وَالْقَوَاعِدُ مِنَ النِّسَاءِ اللَّاتِي لَا يَرْجُونَ نِكَاحًا فَلَيْسَ عَلَيْهِنَّ جُنَاحٌ أَنْ يَضَعْنَ ثِيَابَهُنَّ غَيْرَ مُتَبَرِّجَاتٍ بِزِينَةٍ ۖ وَأَنْ يَسْتَعْفِفْنَ خَيْرٌ لَهُنَّ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Dan para perempuan tua yang tidak lagi mengharapkan pernikahan, tidak ada dosa atas mereka menanggalkan pakaian mereka, asalkan tidak menonjolkan perhiasan. Dan menjaga kesucian itu lebih baik bagi mereka. Allah mendengar lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَالْقَوَاعِدُ مِنَ النِّسَاءِ اللَّاتِي لَا يَرْجُونَ نِكَاحًاwa-l-qawaa'idu mina n-nisaa'i allaatii laa yarjuuna nikaahandan para perempuan tua yang tidak lagi mengharapkan pernikahan
- فَلَيْسَ عَلَيْهِنَّ جُنَاحٌ أَنْ يَضَعْنَ ثِيَابَهُنَّ غَيْرَ مُتَبَرِّجَاتٍ بِزِينَةٍfa-laysa alayhinna junaahun an yada'na tsiyaabahunna ghayra mutabarrijaatin bi-ziinatintidak ada dosa atas mereka menanggalkan pakaian mereka, asalkan tidak menonjolkan perhiasan
- وَأَنْ يَسْتَعْفِفْنَ خَيْرٌ لَهُنَّwa-an yasta'fifna khayrun lahunnadan menjaga kesucian itu lebih baik bagi mereka
- وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌwa-llaahu samii'un aliimunAllah mendengar lagi berilmu
Aplikasi
Kelonggaran bagi perempuan tua yang telah lewat masa berhasrat menikah untuk menanggalkan pakaian luar, namun tetap menyebut menjaga kehormatan sebagai 'lebih baik' tanpa mewajibkannya, menunjukkan aturan aurat dikalibrasi menurut konteks nyata (usia, keadaan), bukan diterapkan sama rata tanpa mempertimbangkan situasi. Konkretnya: terapkan prinsip secara kontekstual sesuai situasi nyata seseorang, sembari tetap menghargai pilihan yang lebih berhati-hati sebagai nilai tersendiri meski tidak diwajibkan, pegang keduanya, fleksibilitas dan kehati-hatian sukarela, bukan memilih salah satu secara kaku.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').