قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاءً وَمَصِيرًا

Katakanlah, "Apakah itu yang lebih baik, atau taman yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?" Ia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِqul a-dzaalika khayrun am jannatu l-khuldikatakanlah, apakah itu yang lebih baik, atau taman yang kekal
  2. الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَallatii wu'ida l-muttaquunayang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa
  3. كَانَتْ لَهُمْ جَزَاءً وَمَصِيرًاkaanat lahum jazaa'an wa-masiirania menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka
Aplikasi

Perbandingan tegas: neraka versus 'surga yang kekal yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa', pertanyaan retoris yang mengundang refleksi jelas tentang pilihan mana yang sesungguhnya rasional untuk dikejar.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, kh-y-r, j-n-n, kh-l-d, w-'-d, w-q-y, k-w-n, j-z-y, s-y-r): jannat al-khuld diterjemahkan 'surga yang kekal' (akar j-n-n + akar kh-l-d); wu'ida diterjemahkan 'dijanjikan' (akar w-'-d); muttaquun diterjemahkan 'orang-orang bertakwa' (akar w-q-y); jazaa' diterjemahkan 'balasan' (akar j-z-y); masiir diterjemahkan 'tempat kembali' (akar s-y-r). gloss '(Nabi Muhammad)/(azab)' dibuang.