وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا

Dan Rasul berkata, "Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini sebagai sesuatu yang terabaikan."

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقَالَ الرَّسُولُwa-qaala r-rasuuludan Rasul berkata
  2. يَا رَبِّyaa rabbiwahai Tuhanku
  3. إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًاinna qawmii ttakhadzuu haadzaa l-qur'aana mahjuuransesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini sebagai sesuatu yang terabaikan
Aplikasi

Keluhan Rasul yang jujur: 'kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini sebagai sesuatu yang terabaikan', pengakuan langsung tentang kesedihan menyaksikan pesan penting diabaikan oleh mereka yang seharusnya menerimanya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, r-s-l, r-b-b, q-w-m, a-kh-dz, q-r-a, h-j-r): ittakhadhuu haadhaa l-qur'aan mahjuuran diterjemahkan 'menjadikan Al-Qur'an ini terabaikan (ditinggalkan)' (akar '-kh-dz + akar q-r-' + akar h-j-r), pengaduan Nabi bahwa kaumnya meninggalkan Qur'an; ayat sentral-terjemahan ini (Qur'an diabaikan). Selaras.