إِنْ نَشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِنَ السَّمَاءِ آيَةً فَظَلَّتْ أَعْنَاقُهُمْ لَهَا خَاضِعِينَ
Jika Kami berkehendak, niscaya Kami turunkan kepada mereka dari langit suatu tanda, sehingga tengkuk mereka selalu tunduk kepadanya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنْ نَشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِنَ السَّمَاءِ آيَةًin nasha' nunazzil alayhim mina s-samaa'i aayatanjika Kami berkehendak, niscaya Kami turunkan kepada mereka dari langit suatu tanda
- فَظَلَّتْ أَعْنَاقُهُمْ لَهَا خَاضِعِينَfa-zhallat a'naaquhum lahaa khaadi'iinasehingga tengkuk mereka selalu tunduk kepadanya
Aplikasi
Kemungkinan hipotetis: tanda dari langit yang membuat 'tengkuk mereka selalu tunduk', kekuatan memaksa selalu tersedia namun tidak dipilih, menegaskan pentingnya kebebasan memilih dalam skema petunjuk yang diberikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian;). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.