وَيَضِيقُ صَدْرِي وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِي فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَارُونَ

dan dadaku terasa sempit, dan lidahku tidak lancar; maka utuslah kepada Harun.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَيَضِيقُ صَدْرِي وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِيwa-yadiiqu sadrii wa-laa yantaliqu lisaaniidan dadaku terasa sempit, dan lidahku tidak lancar
  2. فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَارُونَfa-arsil ilaa haaruunamaka utuslah kepada Harun
Aplikasi

Kejujuran lanjutan Musa tentang keterbatasan komunikasinya: 'dadaku terasa sempit, lidahku tidak lancar; maka utuslah kepada Harun', permintaan bantuan konkret berdasarkan kesadaran diri yang jujur, bukan menyembunyikan kelemahan demi tampil sempurna.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-y-q, s-d-r, t-l-q, l-s-n, r-s-l): yadiiqu sadrii diterjemahkan 'dadaku sempit' (akar d-y-q + akar s-d-r); laa yantaliqu lisaanii diterjemahkan 'lidahku tidak lancar' (akar t-l-q + akar l-s-n); arsil diterjemahkan 'utuslah' (akar r-s-l). gloss '(bersamaku)' + footnote dibuang.