فَلَمَّا جَاءَتْهُمْ آيَاتُنَا مُبْصِرَةً قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌ

Ketika tanda-tanda Kami yang terang itu sampai kepada mereka, mereka berkata, "Ini sihir yang nyata."

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَلَمَّا جَاءَتْهُمْ آيَاتُنَا مُبْصِرَةًfa-lammaa jaa'atsum aayaatunaa mubsiratanketika tanda-tanda Kami yang terang itu sampai kepada mereka
  2. قَالُوا هَٰذَا سِحْرٌ مُبِينٌqaaluu haadzaa sihrun mubiinunmereka berkata, ini sihir yang nyata
Aplikasi

Respons penolakan yang familiar: 'Ini sihir yang nyata', pola penolakan yang sama muncul lagi terhadap bukti yang jelas, menegaskan tema berulang bahwa masalahnya bukan kekurangan bukti.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian;). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.;'