أَمَّنْ جَعَلَ الْأَرْضَ قَرَارًا وَجَعَلَ خِلَالَهَا أَنْهَارًا وَجَعَلَ لَهَا رَوَاسِيَ وَجَعَلَ بَيْنَ الْبَحْرَيْنِ حَاجِزًا ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Ataukah Dia yang menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, menjadikan gunung-gunung yang kukuh, dan menjadikan pemisah antara dua laut? Apakah ada tuhan bersama Allah? Bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. أَمَّنْ جَعَلَ الْأَرْضَ قَرَارًا وَجَعَلَ خِلَالَهَا أَنْهَارًاam-man ja'ala l-arda qaraaran wa-ja'ala khilaalahaa anhaaranataukah Dia yang menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya
  2. وَجَعَلَ لَهَا رَوَاسِيَ وَجَعَلَ بَيْنَ الْبَحْرَيْنِ حَاجِزًاwa-ja'ala lahaa rawaasiya wa-ja'ala bayna l-bahrayni haajizanmenjadikan gunung-gunung yang kukuh, dan menjadikan pemisah antara dua laut
  3. أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَa-ilaahun ma'a llaahi bal aktsaruhum laa ya'lamuunaapakah ada tuhan bersama Allah? Bahkan kebanyakan mereka tidak mengetahui
Aplikasi

Argumen berlanjut dari fenomena geologis: bumi sebagai 'tempat berdiam', sungai, gunung, pemisah antara dua laut, keteraturan alam yang kompleks dijadikan bukti berulang menentang penyekutuan, ditutup pengakuan jujur: 'kebanyakan mereka tidak mengetahui'.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).