وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ
Apabila mendengar perkataan yang buruk, mereka berpaling darinya dan berkata, "Bagi kami perbuatan-perbuatan kami dan bagi kalian perbuatan-perbuatan kalian; keselamatan atas kalian, kami tidak menginginkan orang-orang bodoh."
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُwa-idzaa sami'uu l-laghwa a'raduu anhuapabila mendengar perkataan yang buruk, mereka berpaling darinya
- وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْwa-qaaluu lanaa a'maalunaa wa-lakum a'maalukumdan berkata, bagi kami perbuatan-perbuatan kami dan bagi kalian perbuatan-perbuatan kalian
- سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَsalaamun alaykum laa nabtaghii l-jaahiliinakeselamatan atas kalian, kami tidak menginginkan orang-orang bodoh
Aplikasi
Sikap bijak terhadap perkataan buruk: 'mereka berpaling darinya. salam sejahtera tercurah kepada kalian, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang bodoh', menjaga jarak dari percakapan yang tidak produktif dengan tetap santun, bukan konfrontasi kasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.