وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ ۖ وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَ

Perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia. Namun, tidak ada yang memahaminya, kecuali orang-orang yang berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِwa-tilka l-amtsaalu nadribuhaa li-n-naasiperumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia
  2. وَمَا يَعْقِلُهَا إِلَّا الْعَالِمُونَwa-maa ya'qiluhaa illaa l-aalimuunanamun tidak ada yang memahaminya, kecuali orang-orang yang berilmu
Aplikasi

Fungsi perumpamaan: 'Kami buat untuk manusia. Namun, tidak ada yang memahaminya, kecuali orang-orang yang berilmu', kedalaman makna dalam analogi sederhana membutuhkan kapasitas refleksi yang terlatih untuk benar-benar dipahami.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: lema aalim/'allaam ditangani per konvensi (bentuk verbal dijaga); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').