وَمَا كُنْتَ تَتْلُو مِنْ قَبْلِهِ مِنْ كِتَابٍ وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًا لَارْتَابَ الْمُبْطِلُونَ

Dan engkau tidak pernah membaca suatu kitab pun sebelumnya, dan tidak menuliskannya dengan tangan kananmu; sekiranya demikian, niscaya orang-orang yang berbuat batil akan ragu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَمَا كُنْتَ تَتْلُو مِنْ قَبْلِهِ مِنْ كِتَابٍwa-maa kunta tatluu min qablihi min kitaabindan engkau tidak pernah membaca suatu kitab pun sebelumnya
  2. وَلَا تَخُطُّهُ بِيَمِينِكَwa-laa takhuttuhu bi-yamiinikadan tidak menuliskannya dengan tangan kananmu
  3. إِذًا لَارْتَابَ الْمُبْطِلُونَidzan la-rtaaba l-mubtiluunasekiranya demikian, niscaya orang-orang yang berbuat batil akan ragu
Aplikasi

Bukti penting tentang keotentikan: 'engkau tidak pernah membaca suatu kitab pun sebelumnya, dan tidak pula menuliskannya', argumen bahwa sumber pesan bukan dari pembelajaran literasi konvensional, melampaui penjelasan yang biasa.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, t-l-w, q-b-l, k-t-b, kh-t-t, y-m-n, r-y-b, b-t-l): maa kunta tatluu min qablihi min kitaab wa laa takhuttuhu bi-yamiinik diterjemahkan 'tak pernah membaca kitab sebelumnya & tak menulisnya' (akar t-l-w + akar k-t-b + akar kh-t-t + akar y-m-n, status Nabi ummi = bukti Qur'an bukan karangannya; sepasang i'jaaz 17:88); irtaaba diterjemahkan 'ragu' (akar r-y-b); mubtiluun diterjemahkan 'orang yang membatalkan (pengingkar)' (akar b-t-l). gloss '(Nabi Muhammad)/(Al-Qur'an)/(engkau pernah membaca dan menulis,)/(bahwa ia dari Allah)' dibuang.