وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan. Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, seandainya mereka mengetahui.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌwa-maa haadzihi l-hayaatu d-dunyaa illaa lahwun wa-la'ibunkehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan
  2. وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُwa-inna d-daara l-aakhirata la-hiya l-hayawaanusesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya
  3. لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَlaw kaanuu ya'lamuunaseandainya mereka mengetahui
Aplikasi

Perbandingan tegas: 'kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan. Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya', perspektif yang mengoreksi prioritas hidup yang sering keliru.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).