لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

Agar Allah menganugerahkan balasan dari karunia-Nya kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Sesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang kafir.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْ فَضْلِهِli-yajziya lladziina aamanuu wa-amiluu s-saalihaati min fadlihiagar Allah menganugerahkan balasan dari karunia-Nya kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh
  2. إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَinnahu laa yuhibbu l-kaafiriinasesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang kafir
Aplikasi

Janji balasan yang layak: 'menganugerahkan balasan dari karunia-Nya kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh' disertai penegasan: 'Dia tidak mencintai orang-orang kafir', konsekuensi yang jelas berbeda berdasarkan pilihan hidup yang dijalani.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).