وَلَئِنْ أَرْسَلْنَا رِيحًا فَرَأَوْهُ مُصْفَرًّا لَظَلُّوا مِنْ بَعْدِهِ يَكْفُرُونَ
Dan sungguh, jika Kami mengirim angin lalu mereka melihatnya menguning, niscaya setelah itu mereka tetap kufur.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَئِنْ أَرْسَلْنَا رِيحًا فَرَأَوْهُ مُصْفَرًّاwa-la-in arsalnaa riihan fa-ra'awhu musfarrandan sungguh, jika Kami mengirim angin lalu mereka melihatnya menguning
- لَظَلُّوا مِنْ بَعْدِهِ يَكْفُرُونَla-Zalluu min ba'dihi yakfuruunaniscaya setelah itu mereka tetap kufur
Aplikasi
Pengamatan tentang kerentanan keimanan: bahkan setelah melihat 'angin. menguning', sebagian 'tetap kufur', bukti visual yang jelas tidak selalu cukup mengubah hati yang sudah menutup diri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-s-l, r-w-h, r-a-y, s-f-r, zh-l-l, b-'-d, k-f-r): arsalnaa riihan diterjemahkan 'mengirim angin' (akar r-s-l + akar r-w-h); musfarran diterjemahkan 'menguning' (akar s-f-r); yakfuruun diterjemahkan 'kufur' (akar k-f-r). gloss '(tumbuh-tumbuhan)/(kering dan rusak)' dibuang.