وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Dan janganlah engkau memalingkan pipimu dari manusia, dan janganlah engkau berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak mencintai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِwa-laa tusa'ir khaddaka li-n-naasidan janganlah engkau memalingkan pipimu dari manusia
  2. وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًاwa-laa tamshi fii l-ardi marahandan janganlah engkau berjalan di bumi dengan angkuh
  3. إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍinna llaaha laa yuhibbu kulla mukhtaalin fakhuurinsesungguhnya Allah tidak mencintai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri
Aplikasi

Nasihat tentang rendah hati sosial: 'janganlah memalingkan wajahmu dari manusia karena sombong dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh', kesombongan fisik dan sosial dikritik tegas sebagai sifat yang tidak dicintai Allah.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).