فَذُوقُوا بِمَا نَسِيتُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا إِنَّا نَسِينَاكُمْ ۖ وَذُوقُوا عَذَابَ الْخُلْدِ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Maka, rasakanlah, karena kalian melupakan pertemuan hari kalian ini. Sesungguhnya Kami pun melupakan kalian. Dan rasakanlah azab yang kekal karena apa yang dahulu kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَذُوقُوا بِمَا نَسِيتُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَاfa-dzuuquu bimaa nasiitum liqaa'a yawmikum haadzaamaka, rasakanlah, karena kalian melupakan pertemuan hari kalian ini
  2. إِنَّا نَسِينَاكُمْinnaa nasiinaakumsesungguhnya Kami pun melupakan kalian
  3. وَذُوقُوا عَذَابَ الْخُلْدِ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَwa-dzuuquu adzaaba l-khuldi bimaa kuntum ta'maluunadan rasakanlah azab yang kekal karena apa yang dahulu kalian kerjakan
Aplikasi

Konsekuensi timbal balik: 'kalian melupakan pertemuan dengan hari ini; sesungguhnya Kami pun melupakan kalian', pola yang proporsional antara sikap yang dipilih dan hasil yang diterima.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar dz-w-q, n-s-y, l-q-y, y-w-m, '-dz-b, kh-l-d, k-w-n, '-m-l): dhuuquu diterjemahkan 'rasakanlah' (akar dz-w-q); nasiitum diterjemahkan 'kalian melupakan' (akar n-s-y); nasiinaakum diterjemahkan 'Kami melupakan (meninggalkan) kalian' (akar n-s-y); adhaab al-khuld diterjemahkan 'azab kekal' (akar '-dz-b + akar kh-l-d). gloss '(azab ini)/(hari Kiamat)' dibuang.