وَاتَّبِعْ مَا يُوحَىٰ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu. Sesungguhnya Allah Sang Teliti terhadap apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَاتَّبِعْ مَا يُوحَىٰ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَwa-ttabi' maa yuuhaa ilayka min rabbikadan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu
  2. إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًاinna llaaha kaana bimaa ta'maluuna khabiiransesungguhnya Allah Sang Teliti terhadap apa yang kalian kerjakan
Aplikasi

Prinsip dasar kepemimpinan spiritual: mengikuti wahyu yang diterima, bukan tekanan sosial di sekitarnya, ketaatan pada sumber otoritatif tetap diutamakan di atas opini publik atau tekanan kelompok.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan belum-dibedah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!).