وَلَوْ دُخِلَتْ عَلَيْهِمْ مِنْ أَقْطَارِهَا ثُمَّ سُئِلُوا الْفِتْنَةَ لَآتَوْهَا وَمَا تَلَبَّثُوا بِهَا إِلَّا يَسِيرًا

Dan sekiranya ia dimasuki dari segala penjurunya, kemudian mereka diminta melakukan fitnah, niscaya mereka melakukannya, dan mereka tidak menundanya kecuali sebentar.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلَوْ دُخِلَتْ عَلَيْهِمْ مِنْ أَقْطَارِهَاwa-law dukhilat alayhim min aqtaarihaadan sekiranya ia dimasuki dari segala penjurunya
  2. ثُمَّ سُئِلُوا الْفِتْنَةَ لَآتَوْهَاtsumma su'iluu l-fitnata la-aatawhaakemudian mereka diminta melakukan fitnah, niscaya mereka melakukannya
  3. وَمَا تَلَبَّثُوا بِهَا إِلَّا يَسِيرًاwa-maa talabbatsuu bihaa illaa yasiirandan mereka tidak menundanya kecuali sebentar
Aplikasi

Pengujian karakter yang tajam: seandainya musuh benar-benar masuk dari segala penjuru dan mereka diminta berbuat fitnah (berkhianat), mereka 'tidak menundanya kecuali sebentar', pengingat bahwa komitmen sejati diuji justru saat tekanan nyata datang, bukan saat situasi masih aman.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-kh-l, q-t-r, s-a-l, f-t-n, a-t-y, l-b-ts, y-s-r): dukhilat diterjemahkan 'dimasuki' (akar d-kh-l); aqtaar diterjemahkan 'penjuru' (akar q-t-r); fitnah diterjemahkan 'fitnah (kekacauan)' (akar f-t-n); aatawhaa diterjemahkan 'melakukannya' (akar '-t-y); talabbathuu diterjemahkan 'menunda (tinggal)' (akar l-b-ts); yasiiran diterjemahkan 'sebentar' (akar y-s-r). gloss '(Yasrib)' + footnote dibuang.