وَلَقَدْ كَانُوا عَاهَدُوا اللَّهَ مِنْ قَبْلُ لَا يُوَلُّونَ الْأَدْبَارَ ۚ وَكَانَ عَهْدُ اللَّهِ مَسْئُولًا
Dan sungguh, sebelum itu mereka benar-benar telah berjanji kepada Allah tidak akan berbalik ke belakang. Dan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ كَانُوا عَاهَدُوا اللَّهَ مِنْ قَبْلُ لَا يُوَلُّونَ الْأَدْبَارَwa-laqad kaanuu aahaduu llaaha min qablu laa yuwalluuna l-adbaaradan sungguh, sebelum itu mereka benar-benar telah berjanji kepada Allah tidak akan berbalik ke belakang
- وَكَانَ عَهْدُ اللَّهِ مَسْئُولًاwa-kaana ahdu llaahi mas'uulandan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya
Aplikasi
Ironi yang ditunjukkan: mereka sebelumnya sudah 'berjanji kepada Allah' untuk tidak lari, namun janji itu terbukti rapuh saat diuji, pengingat bahwa janji yang diucapkan harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar kata-kata musiman.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, '-h-d, a-l-h, q-b-l, w-l-y, d-b-r, s-a-l): aahaduu llaah diterjemahkan 'berjanji kpd Allah' (akar '-h-d); laa yuwalluuna l-adbaar diterjemahkan 'tak berbalik ke belakang' (akar w-l-y + akar d-b-r); ahdu llaah mas'uulan diterjemahkan 'perjanjian dgn Allah dipertanggungjawabkan' (akar '-h-d + akar s-'-l). Selaras.