قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَهُوَ الْفَتَّاحُ الْعَلِيمُ
Katakanlah, “Tuhan kita akan mengumpulkan kita, kemudian memutuskan di antara kita dengan hak. Dan Dialah Sang Pemberi Keputusan lagi Sang Berilmu.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِالْحَقِّqul yajma'u baynanaa rabbunaa tsumma yaftahu baynanaa bi-l-haqqikatakanlah, Tuhan kita akan mengumpulkan kita, kemudian memutuskan di antara kita dengan hak
- وَهُوَ الْفَتَّاحُ الْعَلِيمُwa-huwa l-fattaahu l-aliimudan Dialah Sang Pemberi Keputusan lagi Sang Berilmu
Aplikasi
Pengharapan pada keadilan akhir: 'Tuhan kita akan mengumpulkan kita, kemudian memutuskan perkara di antara kita dengan hak', perselisihan yang tak terselesaikan di dunia memiliki forum penyelesaian akhir yang adil dan berbasis pengetahuan penuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'Sang Berilmu' (takrif corpus); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').