وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ نُؤْمِنَ بِهَٰذَا الْقُرْآنِ وَلَا بِالَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ ۗ وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِنْدَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ الْقَوْلَ يَقُولُ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا لَوْلَا أَنْتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَ

Dan orang-orang yang kufur berkata, “Kami tidak akan pernah beriman kepada Al-Qur'an ini dan tidak pula kepada yang sebelumnya.” Dan sekiranya engkau melihat ketika orang-orang zalim itu dihentikan di hadapan Tuhan mereka, sebagian mereka mengembalikan perkataan kepada sebagian yang lain , orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Seandainya bukan karena kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ نُؤْمِنَ بِهَٰذَا الْقُرْآنِ وَلَا بِالَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِwa-qaala lladziina kafaruu lan nu'mina bi-haadzaa l-qur'aani wa-laa bi-lladzii bayna yadayhidan orang-orang yang kufur berkata, kami tidak akan pernah beriman kepada Al-Qur'an ini dan tidak pula kepada yang sebelumnya
  2. وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ مَوْقُوفُونَ عِنْدَ رَبِّهِمْ يَرْجِعُ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ الْقَوْلَwa-law taraa idzi zh-zhaalimuuna mawquufuuna inda rabbihim yarji'u ba'duhum ilaa ba'din al-qawladan sekiranya engkau melihat ketika orang-orang zalim itu dihentikan di hadapan Tuhan mereka, sebagian mereka mengembalikan perkataan kepada sebagian yang lain
  3. يَقُولُ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا لَوْلَا أَنْتُمْ لَكُنَّا مُؤْمِنِينَyaquulu lladziina stud'ifuu li-lladziina stakbaruu law laa antum la-kunnaa mu'miniinaorang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, seandainya bukan karena kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin
Aplikasi

Gambaran dramatis saling lempar kesalahan di akhirat: pengikut yang dianggap lemah berkata kepada pemimpin yang sombong, 'seandainya bukan karena kalian, niscaya kami menjadi orang-orang mukmin', pengingat bahwa menyalahkan pengaruh orang lain, meski ada benarnya, tidak sepenuhnya menghapus tanggung jawab pribadi untuk memilih.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan pending. contr. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.