وَقَالَ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا بَلْ مَكْرُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ إِذْ تَأْمُرُونَنَا أَنْ نَكْفُرَ بِاللَّهِ وَنَجْعَلَ لَهُ أَنْدَادًا ۚ وَأَسَرُّوا النَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا الْعَذَابَ وَجَعَلْنَا الْأَغْلَالَ فِي أَعْنَاقِ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ هَلْ يُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Bahkan, tipu daya pada waktu malam dan siang, ketika kalian menyuruh kami agar kufur kepada Allah dan menjadikan tandingan-tandingan bagi-Nya.” Dan mereka menyembunyikan penyesalan ketika melihat azab, dan Kami pasangkan belenggu di leher orang-orang yang kufur. Tidaklah mereka dibalas kecuali apa yang telah mereka kerjakan?
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَقَالَ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا بَلْ مَكْرُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِwa-qaala lladziina stud'ifuu li-lladziina stakbaruu bal makru l-layli wa-n-nahaaridan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, bahkan, tipu daya pada waktu malam dan siang
- إِذْ تَأْمُرُونَنَا أَنْ نَكْفُرَ بِاللَّهِ وَنَجْعَلَ لَهُ أَنْدَادًاidz ta'muruunanaa an nakfura billaahi wa-naj'ala lahu andaadanketika kalian menyuruh kami agar kufur kepada Allah dan menjadikan tandingan-tandingan bagi-Nya
- وَأَسَرُّوا النَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا الْعَذَابَ وَجَعَلْنَا الْأَغْلَالَ فِي أَعْنَاقِ الَّذِينَ كَفَرُواwa-asarru n-nadaamata lammaa ra'awu l-adzaaba wa-ja'alnaa l-aghlaala fii a'naaqi lladziina kafaruudan mereka menyembunyikan penyesalan ketika melihat azab, dan Kami pasangkan belenggu di leher orang-orang yang kufur
- هَلْ يُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَhal yujzawna illaa maa kaanuu ya'maluunatidaklah mereka dibalas kecuali apa yang telah mereka kerjakan
Aplikasi
Perdebatan berlanjut: pengikut membalas dengan menuduh 'tipu daya siang-malam' dari pemimpinnya, namun kedua kelompok akhirnya 'menyembunyikan penyesalan' saat melihat azab, dialog saling tuduh yang jujur diperlihatkan, mengungkap bahwa perdebatan siapa-lebih-salah tidak mengubah konsekuensi yang sama-sama harus ditanggung.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan pending. contr. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.