وَقَالُوا نَحْنُ أَكْثَرُ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ

Dan mereka berkata, “Kami lebih banyak harta dan anak, dan kami tidak akan diazab.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَقَالُوا نَحْنُ أَكْثَرُ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَwa-qaaluu nahnu aktsaru amwaalan wa-awlaadan wa-maa nahnu bi-mu'adzdzabiinadan mereka berkata, kami lebih banyak harta dan anak, dan kami tidak akan diazab
Aplikasi

Logika keliru yang terungkap: 'kami lebih banyak harta dan anak, kami tidak akan diazab', asumsi keliru bahwa kelimpahan materi adalah bukti restu ilahi atau kekebalan dari konsekuensi, sebuah kesalahan berpikir yang tetap relevan diwaspadai hingga kini.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, k-ts-r, m-w-l, w-l-d, '-dz-b): amwaal diterjemahkan 'harta' (akar m-w-l); awlaad diterjemahkan 'anak-anak' (akar w-l-d); mu'adhdhabiin diterjemahkan 'yang diazab' (akar '-dz-b). gloss '(daripadamu)' + footnote dibuang.