وَكَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَمَا بَلَغُوا مِعْشَارَ مَا آتَيْنَاهُمْ فَكَذَّبُوا رُسُلِي ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ
Dan orang-orang sebelum mereka telah mendustakan, padahal mereka belum mencapai sepersepuluh dari apa yang telah Kami beri kepada orang-orang terdahulu itu; lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka betapa pengingkaran-Ku!
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَكَذَّبَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَمَا بَلَغُوا مِعْشَارَ مَا آتَيْنَاهُمْwa-kadzdzaba lladziina min qablihim wa-maa balaghuu mi'shaara maa aataynaahumdan orang-orang sebelum mereka telah mendustakan, padahal mereka belum mencapai sepersepuluh dari apa yang telah Kami beri kepada orang-orang terdahulu itu
- فَكَذَّبُوا رُسُلِي ۖ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِfa-kadzdzabuu rusulii fa-kayfa kaana nakiirilalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku; maka betapa pengingkaran-Ku
Aplikasi
Perbandingan tajam: generasi sebelumnya yang lebih diberkahi (bahkan lebih dari sepersepuluh yang diterima kaum ini) tetap mendustakan rasul-rasul, kelimpahan yang lebih besar tidak menjamin penerimaan kebenaran yang lebih besar pula.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-dz-b, q-b-l, b-l-gh, '-sh-r, a-t-y, r-s-l, k-y-f, k-w-n, n-k-r): kadhdhaba diterjemahkan 'mendustakan' (akar k-dz-b); maa balaghuu mi'shaar diterjemahkan 'tak mencapai sepersepuluh' (akar b-l-gh + akar '-sh-r); rusulii diterjemahkan 'rasul-rasul-Ku' (akar r-s-l); nakiir diterjemahkan 'pengingkaran (kecaman)-Ku' (akar n-k-r). gloss '(kafir Makkah)/(para rasul)/(nikmat)/(orang-orang terdahulu itu)/(lihatlah)/(dahsyatnya…)' dibuang.