قُلْ إِنَّ رَبِّي يَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melontarkan kebenaran. Dia berilmu akan segala yang gaib.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ إِنَّ رَبِّي يَقْذِفُ بِالْحَقِّqul inna rabbii yaqdzifu bi-l-haqqikatakanlah, sesungguhnya Tuhanku melontarkan kebenaran
  2. عَلَّامُ الْغُيُوبِallaamu l-ghuyuubiDia berilmu akan segala yang gaib
Aplikasi

Penegasan peran ilahi: 'Tuhanku melempar kebatilan dengan kebenaran', gambaran aktif kebenaran yang secara langsung menyerang dan mengalahkan kepalsuan, bukan sekadar hadir pasif berdampingan dengannya.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: lema aalim/'allaam ditangani per konvensi (bentuk verbal dijaga); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').