وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ فَزِعُوا فَلَا فَوْتَ وَأُخِذُوا مِنْ مَكَانٍ قَرِيبٍ
Dan seandainya engkau melihat ketika mereka panik, maka tidak ada tempat lolos, dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَوْ تَرَىٰ إِذْ فَزِعُوا فَلَا فَوْتَwa-law taraa idz fazi'uu fa-laa fawtadan seandainya engkau melihat ketika mereka panik, maka tidak ada tempat lolos
- وَأُخِذُوا مِنْ مَكَانٍ قَرِيبٍwa-ukhidzuu min makaanin qariibindan mereka ditangkap dari tempat yang dekat
Aplikasi
Gambaran momen tak terhindarkan: kepanikan tanpa jalan lolos, tertangkap dari tempat yang dekat, pengingat bahwa saat konsekuensi tiba, jarak dan usaha melarikan diri tidak lagi relevan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, f-z-', f-w-t, a-kh-dz, k-w-n, q-r-b): wa law taraa idh fazi'uu fa-laa fawta wa ukhidhuu min makaanin qariib diterjemahkan 'panik, tak ada lolos, ditangkap dari dekat' (akar f-z-' + akar f-w-t + akar '-kh-dz, ketakterhindaran; makaan qariib: tak ada jarak untuk lari). gloss '(kafir)/(diseret ke neraka)' dibuang.