لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ ۚ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ
Agar Allah menyempurnakan pahala mereka dan menambah karunia-Nya. Sesungguhnya Dia pengampun lagi pengganjar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِli-yuwaffiyahum ujuurahum wa-yaziidahum min fadlihiagar Allah menyempurnakan pahala mereka dan menambah karunia-Nya
- إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌinnahu ghafuurun shakuurunsesungguhnya Dia pengampun lagi pengganjar
Aplikasi
Kelanjutan metafora perdagangan: pahala disempurnakan DAN ditambah dari karunia-Nya, hasil investasi spiritual melampaui sekadar balas jasa proporsional, mencakup kelebihan tambahan di luar perhitungan dasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Maha Pengampun” diterjemahkan “pengampun”. terjemahan lain 'Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri' diterjemahkan terjemahan ini 'pengampun lagi pengganjar': ghafuurun shakuurun INDEFINIT (corpus tanwin) diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'; 'mensyukuri' utk Allah melawan arah KBBI (mensyukuri = 'mengucapkan terima kasih KEPADA ALLAH', label Isl). Konteks ayat ini sendiri mendefinisikan shakuur: 'menyempurnakan pahala mereka dan MENAMBAH karunia-Nya', membalas amal dengan lebih = mengganjar. Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda ditegakkan 76:22: jazaa' ('balasan') dan masykuur bersisian SATU ayat diterjemahkan tak boleh sama-sama 'balas'; 'menerima' milik akar q-b-l; 'menyambut' milik akar t-w-b. Wilayah 'ganjar' di terjemahan lain nyaris kosong (3 ayat). Konteks internal seragam membalas-LEBIH: 64:17 yudaa'if, 35:30 yaziid, 42:23 nazid, 14:7 la-aziidannakum. Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).