إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَا فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُمْ مُرْسَلُونَ
Yaitu ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya. Kemudian Kami kuatkan dengan yang ketiga, maka mereka berkata, “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepada kalian.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِذْ أَرْسَلْنَا إِلَيْهِمُ اثْنَيْنِ فَكَذَّبُوهُمَاidz arsalnaa ilayhimu tsnayni fa-kadzdzabuuhumaayaitu ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya
- فَعَزَّزْنَا بِثَالِثٍ فَقَالُوا إِنَّا إِلَيْكُمْ مُرْسَلُونَfa-azzaznaa bi-tsaalitsin fa-qaaluu innaa ilaykum mursaluunakemudian Kami kuatkan dengan yang ketiga, maka mereka berkata, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepada kalian
Aplikasi
Pola penguatan pesan lewat penambahan utusan (dua kemudian tiga) ketika penolakan awal terjadi, kegigihan berkomunikasi secara bertahap dan bertingkat, bukan menyerah setelah penolakan pertama muncul.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azzaznaa (bentuk-II 'menjadikan kuat') diterjemahkan 'Kami kuatkan' TETAP (cabang kausatif, bukan sebutan);: ilaykum 2MP diterjemahkan 'kepada kalian'. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.