قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ ۚ أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ
Mereka berkata, “Kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri. Apakah karena kalian diberi peringatan? Bahkan, kalian adalah kaum yang melampaui batas.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْqaaluu taa'irukum ma'akummereka berkata, kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri
- أَئِنْ ذُكِّرْتُمْ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَa-in dzukkirtum bal antum qawmun musrifuunaapakah karena kalian diberi peringatan? Bahkan, kalian adalah kaum yang melampaui batas
Aplikasi
Bantahan tegas terhadap takhayul: 'kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri. kalian adalah kaum yang melampaui batas', pengembalian tanggung jawab kondisi buruk kepada pilihan dan perilaku sendiri, bukan pihak eksternal yang dikambinghitamkan tanpa dasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, t-y-r, dz-k-r, q-w-m, s-r-f): taa'irukum ma'akum diterjemahkan 'kesialan kalian ada pada diri kalian sendiri' (akar t-y-r, penolakan takhayul: nasib ada pada perbuatan sendiri, rasionalisme, cf. 27:47, 17:13); dhukkirtum diterjemahkan 'diberi peringatan' (akar dz-k-r); musrifuun diterjemahkan 'melampaui batas' (akar s-r-f). gloss '(para rasul)/(akibat perbuatan)/(lalu kamu menjadi malang)' dibuang.