وَآيَةٌ لَهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ
Suatu tanda bagi mereka adalah bumi yang mati, Kami menghidupkannya, dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, lalu darinya mereka makan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَآيَةٌ لَهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَاwa-aayatun lahumu l-ardu l-maytatu ahyaynaahaasuatu tanda bagi mereka adalah bumi yang mati, Kami menghidupkannya
- وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَwa-akhrajnaa minhaa habban fa-minhu ya'kuluunadan Kami keluarkan darinya biji-bijian, lalu darinya mereka makan
Aplikasi
Tanda alam 'bumi yang mati' dihidupkan menjadi penghasil biji-bijian untuk dimakan, siklus kesuburan yang bisa disaksikan tiap musim sebagai bukti berulang tentang kemampuan menghidupkan yang mati.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.