وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَ
Suatu tanda bagi mereka adalah malam, Kami menanggalkan siang darinya, maka, seketika itu mereka berada dalam kegelapan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَwa-aayatun lahumu l-laylu naslakhu minhu n-nahaarasuatu tanda bagi mereka adalah malam, Kami menanggalkan siang darinya
- فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَfa-idzaa hum muzhlimuunamaka, seketika itu mereka berada dalam kegelapan
Aplikasi
Siang dipisahkan dari malam dengan presisi, menghasilkan kegelapan seketika, fenomena harian yang berulang namun tetap layak direnungkan sebagai tanda, bukan dianggap remeh karena sudah terlalu akrab dan biasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(atas kekuasaan Allah)” DIBUANG. aayah: konsisten dgn 353 ayat 'tanda' di DB; kegoyahan terjemahan lain (mis. 6:37 'bukti (mukjizat)') = QS 4:82 menangkap terjemahan, bukan Qur'an. Corpus ayat ini: «'aAyapN, INDEFINIT». aayah diterjemahkan 'tanda' TANPA pengecualian: satu lema utk 353 ayat (corpus); tambahan '(kebesaran)/(kekuasaan)' bukan bagian teks.