أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۚ بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ
Bukankah yang menciptakan langit dan bumi kuasa menciptakan yang serupa mereka? Tentu saja, dan Dialah Sang Pencipta lagi Sang Berilmu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُمْa-wa-laysa lladzii khalaqa s-samaawaati wa-l-arda bi-qaadirin alaa an yakhluqa mitslahumbukankah yang menciptakan langit dan bumi kuasa menciptakan yang serupa mereka
- بَلَىٰ وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُbalaa wa-huwa l-khallaaqu l-aliimutentu saja, dan Dialah Sang Pencipta lagi Sang Berilmu
Aplikasi
Argumen proporsi skala: yang mampu menciptakan langit-bumi (jauh lebih besar) tentu mampu menciptakan kembali manusia (jauh lebih kecil), logika sederhana namun kuat untuk menjawab keraguan tentang kebangkitan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'Sang Berilmu' (takrif corpus); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').