إِنَّهُمْ أَلْفَوْا آبَاءَهُمْ ضَالِّينَ

Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat,

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِنَّهُمْ أَلْفَوْا آبَاءَهُمْinnahum alfaw aabaa'ahumsesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka
  2. ضَالِّينَdaalliinadalam keadaan sesat
Aplikasi

Pola taklid buta: 'mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat', warisan budaya yang diterima mentah-mentah tanpa evaluasi kritis menjadi akar kesesatan yang diwariskan turun-temurun.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar l-f-w, a-b-w, d-l-l): alfaw aabaa'ahum daalliin diterjemahkan 'mendapati nenek moyang sesat' (akar l-f-w + akar '-b-w + akar d-l-l 78, taklid: mendapati bapak sesat, tetap ikut; cf. 2:170, 43:23). Selaras.