يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ

Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah di bumi. Maka, berilah keputusan di antara manusia dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang keras, karena mereka melupakan hari perhitungan.

Terjemahan bertahap (5 jeda)
  1. يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِyaa daawuudu innaa ja'alnaaka khaliifatan fii l-ardiwahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah di bumi
  2. فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّfa-hkum bayna n-naasi bi-l-haqqimaka, berilah keputusan di antara manusia dengan hak
  3. وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِwa-laa tattabi'i l-hawaa fa-yudillaka an sabiili llaahidan janganlah mengikuti hawa nafsu karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah
  4. إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌinna lladziina yadilluuna an sabiili llaahi lahum adzaabun shadiidunsesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang keras
  5. بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِbimaa nasuu yawma l-hisaabikarena mereka melupakan hari perhitungan
Aplikasi

Instruksi inti kepemimpinan: 'berilah keputusan dengan hak dan janganlah mengikuti hawa nafsu', peringatan eksplisit bahwa kekuasaan (status khalifah) membawa godaan mengikuti keinginan pribadi yang harus dilawan aktif demi keadilan objektif.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga terjemahan). hakamah = kekang kuda ('a kind of CURB'); hikmah = 'what prevents from IGNORANT behaviour'; hakiim = 'possessing hikmah' DAN 'fa'iil in the sense of MUF'IL' (IAth) = yang mengukuhkan. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).