وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya dengan sia-sia; itulah sangkaan orang-orang yang kufur. Maka, celakalah orang-orang yang kufur karena api.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًاwa-maa khalaqnaa s-samaa'a wa-l-arda wa-maa baynahumaa baatilandan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang di antara keduanya dengan sia-sia
- ذَٰلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُواdzaalika zhannu lladziina kafaruuitulah sangkaan orang-orang yang kufur
- فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِfa-waylun li-lladziina kafaruu mina n-naarimaka, celakalah orang-orang yang kufur karena api
Aplikasi
Penegasan tujuan penciptaan yang bermakna: 'Kami tidak menciptakan. dengan sia-sia', pandangan bahwa alam semesta tanpa tujuan adalah 'sangkaan orang-orang yang kufur', bukan kesimpulan netral yang bisa diterima begitu saja.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-l-q, s-m-w, a-r-d, b-y-n, b-t-l, zh-n-n, k-f-r, n-w-r): maa khalaqnaa s-samaa' wa l-ard…baatilan diterjemahkan 'Kami tidak menciptakan langit & bumi dengan sia-sia' (akar kh-l-q + akar b-t-l, penciptaan bermaksud, cf. 21:16, 23:115, 3:191); zhann alladhiina kafaruu diterjemahkan 'sangkaan orang kafir' (akar zh-n-n, kafir MENYANGKA kosmos tanpa maksud); wayl diterjemahkan 'celaka'. Selaras.