وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِهِ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ
Dan ambillah dengan tanganmu seikat, lalu, pukullah dengannya, dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati ia seorang yang sabar; sebaik-baik hamba; sesungguhnya ia selalu kembali.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًاwa-khudz bi-yadika dightsandan ambillah dengan tanganmu seikat
- فَاضْرِبْ بِهِ وَلَا تَحْنَثْfa-drib bihi wa-laa tahnatslalu, pukullah dengannya, dan janganlah engkau melanggar sumpah
- إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًاinnaa wajadnaahu saabiransesungguhnya Kami dapati ia seorang yang sabar
- نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌni'ma l-abdu innahu awwaabunsebaik-baik hamba; sesungguhnya ia selalu kembali
Aplikasi
Instruksi kreatif menjaga sumpah: 'ambillah seikat rumput, lalu pukullah dengannya, janganlah engkau melanggar sumpah', solusi cerdas yang tetap menghormati komitmen verbal sambil menunjukkan kasih sayang, ditutup pengakuan 'Kami dapati ia seorang yang sabar'.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, y-d-y, d-gh-ts, d-r-b, h-n-ts, w-j-d, s-b-r, n-'-m, '-b-d, a-w-b): khudh dighthan diterjemahkan 'ambillah seikat' (akar '-kh-dz + akar d-gh-ts); idrib bihi diterjemahkan 'pukullah dengannya' (akar d-r-b); laa tahnath diterjemahkan 'jangan langgar sumpah' (akar h-n-ts); saabiran diterjemahkan 'sabar' (akar s-b-r); ni'ma l-'abd diterjemahkan 'sebaik-baik hamba' (akar n-'-m + akar '-b-d, seiring 38:30); awwaab diterjemahkan 'selalu kembali' (akar '-w-b). gloss '(istrimu)/(Ayyub)/(dan sangat taat kepadanya)' dibuang.