قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنْذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
Katakanlah, “Sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan; dan tidak ada tuhan kecuali Allah Yang Esa, Sang Penakluk,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنْذِرٌqul innamaa anaa mundzirunkatakanlah, sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan
- وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُwa-maa min ilaahin illaa llaahu l-waahidu l-qahhaarudan tidak ada tuhan kecuali Allah Yang Esa, Sang Penakluk
Aplikasi
Identitas diri Nabi yang sederhana 'aku hanyalah seorang pemberi peringatan', kerendahan hati personal yang menolak klaim kekuasaan atau keistimewaan berlebihan bagi dirinya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, n-dz-r, a-l-h, w-h-d, q-h-r): innamaa anaa mundhir diterjemahkan 'aku hanyalah pemberi peringatan' (akar n-dz-r, peran-disangkal); maa min ilaah illaa llaah al-waahid al-qahhaar diterjemahkan 'tak ada tuhan kecuali Allah Yang Esa lagi Maha Mengalahkan' (ilaah + akar w-h-d + akar q-h-r). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.