أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِنْ رَبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

Maka, apakah orang yang Allah bukakan hatinya untuk keberserahan, lalu, mendapat cahaya dari Tuhannya? Maka, celakalah mereka yang hatinya membatu dari mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.

Terjemahan bertahap (4 jeda)
  1. أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِa-fa-man sharaha llaahu sadrahu li-l-islaamimaka, apakah orang yang Allah bukakan hatinya untuk keberserahan
  2. فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِنْ رَبِّهِfa-huwa alaa nuurin min rabbihilalu, mendapat cahaya dari Tuhannya
  3. فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِfa-waylun li-l-qaasiyati quluubuhum min dzikri llaahimaka, celakalah mereka yang hatinya membatu dari mengingat Allah
  4. أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍulaa'ika fii dalaalin mubiininmereka itu dalam kesesatan yang nyata
Aplikasi

Kontras 'hati yang dibukakan untuk keberserahan' dan 'hati yang membatu', keterbukaan spiritual sebagai kondisi yang bisa dikenali lewat responsnya terhadap pengingat, kontras dengan kekerasan hati yang menolak.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'Islam'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN -2). PASS: retrofit kau/engkau/kalian menyusul. Akar akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini (Pak FD 2026-07-15): islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu;).