أَمِ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ شُفَعَاءَ ۚ قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا لَا يَمْلِكُونَ شَيْئًا وَلَا يَعْقِلُونَ
Ataukah mereka mengambil pemberi-pemberi syafaat selain Allah? Katakanlah, “Sekalipun mereka tidak memiliki sesuatu apa pun dan tidak berakal?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَمِ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ شُفَعَاءَami ttakhadzuu min duuni llaahi shufa'aa'aataukah mereka mengambil pemberi-pemberi syafaat selain Allah
- قُلْ أَوَلَوْ كَانُوا لَا يَمْلِكُونَ شَيْئًا وَلَا يَعْقِلُونَqul a-wa-law kaanuu laa yamlikuuna shay'an wa-laa ya'qiluunakatakanlah, sekalipun mereka tidak memiliki sesuatu apa pun dan tidak berakal
Aplikasi
Penolakan terhadap konsep perantara berkuasa independen: 'sekalipun mereka tidak memiliki sesuatu apa pun dan tidak berakal?', pertanyaan retoris yang membongkar kekosongan klaim syafaat dari objek yang bahkan tidak punya kapasitas dasar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, d-w-n, a-l-h, sh-f-', q-w-l, k-w-n, m-l-k, sh-y-a, '-q-l): ittakhadhuu shufa'aa' diterjemahkan 'mengambil pemberi syafaat' (akar '-kh-dz + akar sh-f-'); laa yamlikuuna shay'an diterjemahkan 'tak memiliki apa pun' (akar m-l-k); laa ya'qiluun diterjemahkan 'tak berakal' (akar '-q-l, impotensi perantara palsu). gloss '(kamu menjadikannya penolong juga)' dibuang.