قَدْ قَالَهَا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu. Maka, tidak berguna bagi mereka apa yang selalu mereka usahakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَدْ قَالَهَا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْqad qaalahaa lladziina min qablihimsungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu
- فَمَا أَغْنَىٰ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَfa-maa aghnaa anhum maa kaanuu yaksibuunamaka, tidak berguna bagi mereka apa yang selalu mereka usahakan
Aplikasi
Pola berulang sepanjang sejarah 'orang-orang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu', kesombongan mengklaim kesuksesan sebagai murni usaha sendiri bukan fenomena baru, melainkan kesalahan yang terus berulang lintas generasi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di PENDING); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di PENDING). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').