أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى الْعَذَابَ لَوْ أَنَّ لِي كَرَّةً فَأَكُونَ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
atau berkata ketika melihat azab, “Seandainya aku dapat kembali, tentu aku termasuk orang-orang yang berbuat kebaikan.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى الْعَذَابَaw taquula hiina taraa l-adzaabaatau berkata ketika melihat azab
- لَوْ أَنَّ لِي كَرَّةً فَأَكُونَ مِنَ الْمُحْسِنِينَlaw anna lii karratan fa-akuuna mina l-muhsiniinaseandainya aku dapat kembali, tentu aku termasuk orang-orang yang berbuat kebaikan
Aplikasi
Bentuk ketiga: permintaan kesempatan kedua 'seandainya aku dapat kembali' saat melihat azab, permohonan yang datang tepat pada momen paling terlambat untuk bisa dikabulkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, h-y-n, r-a-y, '-dz-b, k-r-r, k-w-n, h-s-n): karrah diterjemahkan 'kembali' (akar k-r-r); muhsiniin diterjemahkan 'yang berbuat baik' (akar h-s-n). gloss '(pula)/(ke dunia)' dibuang.