وَاللَّهُ يَقْضِي بِالْحَقِّ ۖ وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ لَا يَقْضُونَ بِشَيْءٍ ۗ إِنَّ اللَّهَ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Allah memutuskan dengan hak, sedangkan mereka yang disembah selain-Nya tidak mampu memutuskan dengan suatu apa pun. Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Mendengar, Yang Melihat.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَاللَّهُ يَقْضِي بِالْحَقِّwa-llaahu yaqdii bi-l-haqqiAllah memutuskan dengan hak
- وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ لَا يَقْضُونَ بِشَيْءٍwa-lladziina yad'uuna min duunihi laa yaqduuna bi-shay'insedangkan mereka yang disembah selain-Nya tidak mampu memutuskan dengan suatu apa pun
- إِنَّ اللَّهَ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُinna llaaha huwa s-samii'u l-basiirusesungguhnya Allah, Dialah Yang Mendengar, Yang Melihat
Aplikasi
Perbandingan fungsional 'Allah memutuskan dengan hak. mereka yang disembah selain-Nya tidak mampu memutuskan dengan suatu apa pun', uji sederhana kapasitas nyata sebagai metode membedakan otoritas sejati dari klaim kosong.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' per takrif corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. of dariir'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.