وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ مِنْهُمْ مَنْ قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ ۗ وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَنْ يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ فَإِذَا جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ قُضِيَ بِالْحَقِّ وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْمُبْطِلُونَ
Dan sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul sebelum engkau. Di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Dan tidak ada bagi seorang rasul pun untuk mendatangkan suatu tanda kecuali dengan izin Allah. Maka, apabila telah datang perintah Allah, diputuskan dengan hak, dan di sana rugilah para pelaku kebatilan.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَwa-laqad arsalnaa rusulan min qablikadan sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul sebelum engkau
- مِنْهُمْ مَنْ قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَminhum man qasasnaa alayka wa-minhum man lam naqsus alaykadi antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada yang tidak Kami ceritakan kepadamu
- وَمَا كَانَ لِرَسُولٍ أَنْ يَأْتِيَ بِآيَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِwa-maa kaana li-rasuulin an ya'tiya bi-aayatin illaa bi-idzni llaahidan tidak ada bagi seorang rasul pun untuk mendatangkan suatu tanda kecuali dengan izin Allah
- فَإِذَا جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ قُضِيَ بِالْحَقِّfa-idzaa jaa'a amru llaahi qudiya bi-l-haqqimaka, apabila telah datang perintah Allah, diputuskan dengan hak
- وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْمُبْطِلُونَwa-khasira hunaalika l-mubtiluunadan di sana rugilah para pelaku kebatilan
Aplikasi
Pengakuan jujur keterbatasan narasi 'ada yang Kami ceritakan. ada pula yang tidak Kami ceritakan', kerendahan hati epistemik bahwa sejarah kenabian yang diceritakan hanyalah sebagian, bukan klaim pengetahuan menyeluruh yang dipaksakan lengkap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Akar akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda' (keputusan Pak FD 16 Jul, tanpa pengecualian;). Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.